Super Irit Teknologi Mobil Rayap Asphalt Evo 8-Baladewa Evo 3
![]() |
| Rayap Asphalt Evo 8 |
MALANG – Tim mahasiswa
mekatronic Universits Muhammadiyah Malang (UMM) sukses karya kendaraan hemat
energi bernama Rayap Asphalt Evo 8. Melalui ketua tim mekatroniknya, Al Haidar
Ali, menjelaskan mobil Rayap Asphalt Evo 8 sebagai Motor Pembakaran Dalam (MPD)
Etanol. Angka efisiensi yang dicetak sangat
fantastis, yakni mencapai 704 kilometer per liter. Dalam uji lintasan sejauh
9,7 kilometer, efisiensi maksimal kendaraan bermesin kustom ini benar-benar
teruji dengan mengandalkan bahan bakar etanol 95 persen yang disediakan
panitia.
Rahasia keiritan tersebut terletak pada riset mendalam di sektor perpaduan
mesin, material bodi, dan aerodinamika. Pemanfaatan etanol merupakan langkah
strategis karena sifatnya sebagai energi alternatif yang dapat diperbarui
secara jangka panjang.
![]() |
| Baladewa Evo 3. |
“Kami menggunakan bodi dari serat karbon dan material rangka khusus yang
membuat bobot total kendaraan, termasuk mesin, hanya sekitar 48 kilogram.
Pemilihan roda dan setelan akselerasi juga sangat diperhitungkan agar mobil
meluncur mulus tanpa hambatan,” jelasnya.
Berikutnya Ketua tim mahasiswa Mekatronic 2 Fahrid Purba Astria Saputra, menjelaskan
mobil BALADEWA EVO 3, tim ini sukses menggunakan teknologi MPD Bensin.
Kendaraan ini mencetak rekor efisiensi akhir di angka 672,8 kilometer per
liter, dengan konsumsi bahan bakar murni hanya 13,8 mililiter Bensin Sawit
(Bensa) dan konsumsi listrik sebesar 3,6 Wh untuk menyelesaikan balapan sejauh
9,7 kilometer.
Meski kedua mobil super irit ini masih berupa purwarupa riset khusus
kompetisi, meraih prestasi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 tingkat
nasional Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)
melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Oktober 2026. Mobil
Rayap Asphalt Evo 8 sukses Juara 2 sedangkan Baladewa Evo 3 Juara 3 di kelas MPD
Bensin. (faqih ahmad wafir rahman/rilis grup journalists umm lovers)

